Macam Macam Bahasa Jepang ‘Permisi’

blank

Sebagaimana bahasa Jepang ‘kamu’, bahasa Jepang ‘permisi’ juga memiliki banyak variasi. Biasanya permisi mendapat terjemahan shitsurei shimasu, yang juga masuk dalam ungkapan salam atau aisatsu. Umumnya kata ini akan sering kalian gunakan jika hendak memohon izin.

Untuk tahu lebih lengkap mengenai variasi kata ‘permisi’, cara menggunakan dan aturannya, artikel singkat ini akan membantu. Jika sudah tahu variasi dan jenisnya, kalian tentu tak akan kesulitan jika hendak menggunakannya nanti.

Penjelasan Shitsurei Shimasu sebagai Kata Permisi

bahasa Jepang permisi

Apabila kalian ingin mengucapkan kata permisi dengan sopan, shitsurei shimasu merupakan kata yang paling tepat. Kalian bisa mengucapkannnya dalam percakapan kasual, izin pulang kantor terlebih dahulu, hingga izin untuk acara tertentu.

Secara harfiah, kata shitsurei shimasu punya makna yang dalam. Menilik kultur Jepang, arti dari kalimat tersebut adalah ‘saya melakukan hal yang tak sopan’. Namun jika mendapatkan terjemahan atau kalian pakai dalam kehidupan sehari-hari, kurang lebih artinya sama dengan permisi.

Terjemahan lain untuk kalimat shitsurei shimasu juga bisa diartikan sebagai ‘mohon maaf karena sudah menganggu’. Kata ini jauh lebih formal daripada kata sumimasen, karena itu tak masalah menggunakannya dalam percakapan kasual atau formal.

Namun untuk keluarga atau teman dekat, kalian bisa menggunakan ucapan permisi yang jauh lebih familiar. Cukup dengan gomen atau sumimasen, kedua kata tersebut sudah mewakili jika kalian ingin meminta izin.

Kata ini juga sering muncul dalam dunia bisnis, baik untuk berbicara kepada rekan kerja, atasan, bahkan klien sekalipun. Jika kalian mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke kantor atau perusahaan orang lain, ucapan shitsurei shimasu atau shitsurei itashimashu sebagai ucapan permisi.

Variasi Lain dari Bahasa Jepang Permisi

bahasa Jepang permisi

1. Chotto

Kalau kalian tak ingin terlalu formal ketika menggunakan bahasa Jepang ‘permisi’, kalian bisa menggunakan chotto. Kata ini cukup sederhana dan bisa kalian gunakan ketika meminta izin untuk berbicara. Meski begitu, intonasi kata chotto akan berbeda tergantung dengan makna yang ada.

Misalnya, ketika kalian mengucapkannya dengan keras namun sopan, artinya serupa dengan permisi. Berbeda kalau kalian menggunakannya dengan intonasi turun, bisa jadi artinya berubah penolakan atas ajakan atau permintaan seseorang.

2. Ojamashimasu

Kata lain yang bisa kalian gunakan adalah ojama shimasu, artinya sama dengan ‘permisi’. Namun konteksnya berbeda dengan shitsurei shimasu, biasanya ojamashimasu akan orang Jepang gunakan ketika hendak memasuki ruangan, terutama ruanga yang bukan milik kalian.

Kalian bisa mengaplikasikannya ketika masuk ke kamar teman, rumah tetangga, atau kantor. Jika mendapat terjamahan secara harfiah, jama artinya menganggu sedangkan tambahan awalan o merupakan bentuk sopan. Shimasu sendiri merupakan kata tambahan yang sering diucapkan ketika menggunakan tata bahasa halus.

Apa Perbedaan dengan Sumimasen?

blank

Kadang ada orang yang menganggap sumimasen dan shitsurei shimasu punya makna yang sama. Secara makna, keduanya memang punya arti yang sama, apalagi jika digunakan dalam konteks sejenis. Namun tingkat kesopanan keduanya berbeda.

Sumimasen memang sopan, namun untuk mendapatkan kesan formal shitsurei shimasu jauh lebih cocok. Karena alasan inilah, shitsurei shimasu jauh lebih sering kalian temukan dalam dunia bisnis dan professional. Meski begitu kalian tetap bisa menggunakannya untuk keperluan yang lain.

Variasi dari bahasa Jepang ‘permisi’ ini cukup menarik bukan? Apakah dengan pengetahuan baru ini kalian jadi tertarik belajar bahasa Jepang? Saat ini sudah banyak media belajar bahasa ini, mulai dari formal, informal, hingga belajar secara otodidak.