Review Manga Hikaru ga Shinda Natsu: Horor Anti Mainstream

blank

Review manga Hikaru ga Shinda Natsu akan jadi bahasan untuk rubrik review kali ini. Manga buatan Ren Mokumoku ini belakangan naik pamornya karena berhasil memenangkan penghargaan Kono Sugoi Manga! 2023. Ini tentu membuat banyak fans animanga penasaran, mengingat Hikaru ga Shinda Natsu merupakan manga dengan genre BL atau boys love.

Memenangkan penghargaan manga terbaik tahunan bukanlah hal yang gampang, apalagi dengan tema BL yang punya stigma nerd. Namun Hikaru ga Shinda Natsu berhasil membuktikan bahwa manga BL tetap punya kualitas bagus dan bersaing dengan manga-manga shounen unggulan.

Preview Manga Hikaru ga Shinda Natsu

Sebagai pengenalan, manga Hikaru ga Shinda Natsu memiliki arti sebagai The Summer Hikaru Died. Terjemahan bahasa Indonesia yang beredar aadalah Hikaru Mati di Musim Panas, meski sampai sekarang manga ini baru mendapat lisensi untuk bahasa Inggris saja.

Di Jepang, manga ini rilis di majalah Young Ace Up dengan genre BL, horor, misteri dan supranatural. Statusnya masih berjalan, jadi perjalanan ceritanya masih akan berjalan dengan kompleks. Serialisasinya mulai berjalan sejak Agustus 2021 dan sampai sekarang penjualannya masih cukup baik.

Review Manga Hikaru ga Shinda Natsu: Sinopsis

Hikaru ga Shinda Natsu menceritakan kisah sepasang murid SMA pria bernama Yoshiki dan Hikaru. Keduanya sudah berteman sejak kecil dan tinggal di sebuah desa di dekat kaki gunung. Karena tak banyak anak-anak disana, Hikaru dan Yoshiki menghabiskan waktunya bersama sepanjang waktu.

Suatu hari di musim panas yang terik, sembari menikmati es krim, Yoshiki mulai sadar ada yang aneh pada Hikaru. Setengah bercanda, ia bertanya pada Hikaru, apakah ‘Hikaru’ benar-benar Hikaru. Sepanjang berteman dengan Hikaru, Yoshiki merasa bahwa ‘Hikaru’ yang ada disampingnya tak seperti temannya dulu.

Ketakutan dengan pertanyaan yang diajukan oleh Yoshiki, ‘Hikaru’ mengaku bahwa ia bukan Hikaru. Hikaru yang sebenarnya telah mati setahun lalu karena terjatuh di hutan, tepat ketika liburan musim panas berlangsung. ‘Hikaru’ yang sekarang bersama dengan Yoshiki adalah sesosok makhluk pencuri ingatan yang bersemayam di jasad milik Hikaru.

Khawatir dengan apa yang terjadi, ‘Hikaru’ palsu tersebut memohon pada Yoshiki untuk menjaga rahasia. Jika tidak, mau tak mau ‘Hikaru’ akan membunuh Yoshiki karena rahasianya terbongkar. Sembari memohon, ‘Hikaru’ juga mengungkapkan perasaannya bahwa ia suka dengan Yoshiki dan bahagia hidup sebagai manusia.

Tercekat dengan informasi tersebut, Yoshiki pun menyetujui syarat yang ‘Hikaru’ ajukan. Yoshiki kemudian berusaha tetap berteman dengan Hikaru meski ia tahu, Hikaru sekarang bukan lagi seorang manusia. Disaat yang bersamaan, desa tempat mereka tinggal mulai muncul hal-hal aneh di luar nalar.

Art Detail dengan Nuansa Horor

Review manga Hikaru ga Shinda

Review manga Hikaru ga Shinda tak akan lengkap jika tak mmbahas style art yang manga ini miliki. Kalau kalian suka manga dengan detail yang rinci dengan arsiran yang kontras, Hikaru ga Shinda Natsu bisa jadi bacaan yang menarik.

Sekilas saja, kalian bisa merasakan nuansa horor dan kelam yang menjadi ciri khas dari manga ini. Pemilihan angle dan sudutnya memang agak tak biasa, namun ini membuat pembaca bisa lebih dekat melihat ekspresi para karakter ataupun detail dalam panel manga.

Jika kalian pernah membaca manga Another, mungkin kalian akan merasa art style Hikaru ga Shinda Natsu cukup mirip. Secara keseluruhan, manga ini punya desain yang bersih, membuat kalian bisa leluasa membaca tiap panelnya tanpa kesusahan.

Storyline, Development Karakter dan Genre BL

Meski punya embel-embel sebagai manga BL, sebenarnya tak ada adegan yang mengarah ke tema-tema tersebut. Hal yang paling mencolok mungkin ada dalam percakapan Yoshiki dan Hikaru, keduanya sering guyon mengenai perasaan yang Hikaru miliki ketika ia masih hidup.

Penokohan yang dilakukan oleh mangaka juga cukup baik. Yoshiki yang terlihat tenang sebenarnya cukup frustasi jika mengingat Hikaru sudah mati. Di satu sisi, ‘Hikaru’ yang tengah bersamanya tetap harus ia perlakukan seperti ia memperlakukan Hikaru dulu.

Bagaimana dengan Hikaru? Hikaru sendiri yang merupakan makhluk jadi-jadian yang tinggal di tubuh Hikaru juga cukup menarik untuk diulik. Beberapa review manga Hikaru ga Shinda Natsu menekankan bahwa ‘Hikaru’ baru ini baru pertama kali menjadi manusia, sehingga ia tak tahu rasa sukanya pada Yoshiki memang perasaan lama Hikaru asli atau perasaannya sendiri.

Suspense yang dibangun dalam manga ini juga cukup baik. Misteri yang berkelindan dalam diri ‘Hikaru’ dan turun ke desa akan membuat kalian penasaran. Di chapter-chapter terbaru, kalian bisa melihat misteri mulai diurai satu persatu, meskipun belum terlihat adanya penyelesaian yang mungkin akan terjadi.

Review Manga Hikaru ga Shinda Natsu: Verdict?

Secara keseluruhan, manga Hikaru ga Shinda Natsu bisa jadi bacaan yang menarik untuk kalian, terutama yang menyukai genre horor dan suspense. Kemenangannya dalam penghargaan Kono Sugoi Manga 2023 sepertinya akan membawa seri ini jadi seri besar di masa yang akan datang.

Bagaimana, apa kalian tertarik melirik manga ini setelah membaca review manga Hikaru ga Shinda Natsu ini? Kalian bisa membeli buku fisiknya yang saat ini sudah terbit sebanyak dua volume. Versi Jepangnya bisa kalian akses lewat website resminya.