Bahasa Jepang Selamat Tinggal dan Variasinya

bahasa jepang selamat tinggal

Bahasa Jepang selamat tinggal punya banyak jenis, mulai dari ‘sayonara’ hingga ‘mata ashita’. Ketika kalian makin dalam belajar bahasa Jepang, kalian akan menemukan variasi selamat tinggal yang bisa disesuaikan dengan kondisi.

Agar kalian lebih mudah mempelajarinya, berikut ini adalah daftar kata selamat tinggal yang paling banyak digunakan. Jadi ketika kalian menggunakannya nanti, kalian sudah tahu arti, makna dan bagaimana cara menggunakannya.

Variasi Bahasa Jepang Selamat Tinggal

Bahasa Jepang selamat tinggal

1. Sayonara

Kata ‘sayonara’ merupakan kata yang umum digunakan ketika hendak berpisah. Awalnya kata ini biasa murid atau siswa gunakan ketika berpisah dengan gurunya di sekolah. Sekarang ini, kalian bisa menggunakan ‘sayonara’ jika berkomunikasi dengan orang yang posisinya lebih tinggi atau kalian hormati.

2. Itterasshai

Jika kalian menjadi pihak yang ditinggalkan, alih-alih mengatakan ‘sayounara’, kalian bisa mengatakan ‘itterasshai’, yang artinya selamat jalan. Kata ini juga bisa menjadi jawaban bagi pihak yang berkata ‘ittekimasu’ atau aku pergi. Kalian bisa menggunakan kata ini ketika ada pihak keluarga yang pergi bekerja atau beraktifitas.

3. Sore Jaa

Selanjutnya adalah ‘sore jaa’ yang artinya sampai jumpa, dalam beberapa kasus, kata ini juga bermakna permisi. Ini merupakan kata perpisahan singkat yang bisa kalian gunakan ketika berpisah dengan teman yang sudah akrab. Jika ingin mengucapkan kalimat perpisahan dengan lebih formal, kalian bisa gunakan ‘sore dewa’ yang punya arti sama.

4. Ittekimasu

Apabila sebelumnya membahas ‘itterasshai’, ‘ittekimasu’ juga perlu bagian. Bahasa Jepang selamat tinggal ini makna persisnya adalah ‘saya pergi dulu’. Kalian bisa memakainya ketika pergi dari rumah atau tempat tinggal. Biasanya orang Jepang mengucapkan kata ini sebelum berangkat sekolah atau berangkat kerja.

5. Otsukaresama Deshita

Pemakaian ‘otsukaresama deshita’ bermacam-macam, bisa disesuaikan dengan kondisi. Pemakaiannya untuk menunjukkan salam perpisahan sekaligus mengucapkan terima kasih serta rasa apresiasi pada orang lain. Kalau kalian sudah bekerja, gunakan kalimat ini untuk mengucapkan salam perpisahan ya!

6. Jaa Mata

Apabila kalian ingin berpisah dengan sahabat akrab, cukup katakana saja ‘jaa mata’. Makna dan arti dari kalimat tersebut adalah sampai jumpa, untuk kata yang lebih formal, kalian bisa menggunakan ‘dewa mata’. Namun ingat, ‘ja mata’  hanya untuk teman dekat, sedangkan ‘dewa mata’ bisa kalian ucapkan untuk mereka yang statusnya lebih tinggi.

7. Mata Ne

Terakhir ada ‘mata ne’, yang artinya sama dengan sampai jumpa lagi. Kalian bisa memakai kalimat ini sebagai salam perpisahan dalam percakapan sehari-hari. penggunaan ‘mata’ dalam kalimat ‘mata ne’ secara tersirat memberikan kesan bahwa kalian akan bertemu lagi dengan lawan bicara.

Pemakaian Kata Selamat Tinggal

blank

Jika kalian hendak mengucapkan selamat tinggal kepada orang lain, pastikan memilih kata yang tepat. Gunakan kata formal untuk lawan bicara yang posisinya lebih tinggi, sehingga terlihat lebih sopan. Sedangkan untuk teman atau keluarga dekat, kalian bisa pilih ucapan perpisahan yang kasual.

Dulu penggunaan kata selamat tinggal di Jepang terbatas, misalnya untuk sayonara. Kata ini awalnya hanya bisa kalian gunakan jika hendak pergi jauh atau tak akan berjumpa lagi dengan lawan bicara. Meski jarang, namun kebiasaan ini masih bisa kalian temukan dalam budaya Jepang.

Kata sayonara juga punya makna kesedihan yang lebih dalam kalau dibandingkan dengan kata perpisahan lain. Jadi untuk percakapan kasual, sebaiknya gunakan selamat tinggal bahasa Jepang yang lain. Semoga dengan penjelasan ini, kalian jadi lebih mahir ketika berkomunikasi dengan bahasa Jepang ya!