4 Budaya Jepang Unik yang Tak Ada di Negara Lain

blank

Budaya Jepang unik tentunya menjadi suatu hal yang akan kalian temukan ketika berkunjung ke Jepang. Sebagai negara yang menghargai tata krama, berbagai budaya ini masih lekat dan diterapkan oleh masyarakat Jepang.

Untuk kalian yang pertama kali ke Jepang, berlibur, atau pernah tinggal di Jepang, kebiasaan pasti pernah kalian jumpai. Menariknya, budaya ini hanya ada di Jepang lho, jadi kalian tak akan menemukannya di negara lain.

Budaya Unik yang ada di Jepang

1. Senam Radio di Pagi Hari

Budaya Jepang unik

Senam radio merupakan acara aktifitas pagi yang disiarkan oleh radio serta televisi NHK setiap pagi. Orang Jepang sering melakukan senam radio, tujuannya untuk memanaskan badan dan membuat peredaran darah di tubuh menjadi lebih lancar.

Hampir 20 persen masyarakat Jepang setiap pagi melakukan senam radio, beberapa perusahaan kadang mengadakan acara senam ini untuk meningkatkan persatuan dan kedekatan antar karyawa. Senam ini pertama kali diperkenal di Jepang pada tahun 1928 oleh Amerika Serikat.

2. Tata Krama Aidzuchi

blank

Ketika bercakap-cakap dengan orang Jepang, kalian harus menggunakan tata krama aidzuchi. Tata krama ini menunjukkan bahwa kalian memperhatikan dan mendengarkan dengan baik lawan bicara, sehingga ada kesan kalian memperhatikan perkataan mereka.

Banyak orang yang secara tak sadar melakukan aidzuchi selama di Jepang, meskipun ia orang asing. Biasanya aidzuchi menggunakan kata ‘hai’, ‘eee’, atau ‘sou desu ne’. Mengucapkan kata tersebut ketika orang lain berbicara termasuk perilaku sopan di Jepang.

3. Nomikai dan Posisi Tempat Duduknya

blank

Budaya Jepang unik lainnya adalah nomikai atau pesat minum. Adat kebiasaan ini sudah berlaku secara turun temurun di Jepang dan berkaitan dengan pekerjaan. Meski sekarang sudah jarang, namun bukan berarti kebiasaan ini hilang sama sekali dari budaya masyarakat.

Umumnya nomikai dilakukan antara bos, atasan, dan karyawan. Selain itu, ada aturan tempat duduk yang harus dipatuhi, diantaranya adalah:

  • Seseorang yang posisinya tinggi, akan duduk jauh dari pintu dan berada di kursi paling dalam.
  • Secara berurutan, posisi duduk akan makin rendah seiring jauh dari tempat duduk orang yang paling tinggi sebelumnya.
  • Pendatang baru biasanya akan duduk di kursi dekat dengan pintu.

Nomikai punya tujuan untuk mendekatkan bos dengan karyawan, tujuan lainnya adalah menghilangkan rasa lelah dan permasalahan setelah sehari bekerja. Beberapa orang juga melakukan bureiko atau tak sungkan ketika sedang pesat minum.

4. Menukarkan Kartu Nama

Budaya Jepang unik

Di Jepang, kartu nama merupakan hal yang penting dalam berbisnis. Pertukaran kartu nama atau meishi adalah tindakan yang tepat, setiap karyawan di Jepang melakukannya sebagai bentuk interaksi sosial.Meski sederhana, menukarkan kartu nama juga ada aturannya. Untuk menghindari kesalahan, kalian bisa lakukan beberapa hal berikut:

  • Menyerahkan kartu nama dengan kedua tangan, lakukan sembari membungkuk atau ojigi.
  • Jangan menuliskan sesuatu di kartu nama yang sudah kalian terima, hal tersebut merupakan perilaku yang tak sopan.
  • Jika kalian dalam posisi duduk, serahkan kartu nama di meja dengan posisi muka kartu menghadap keatas.
  • Jangan langsung menyimpan kartu nama yang sudah kalian dapat, pandangi dan baca tulisannya terlebih dahulu, kemudian simpan di kotak kartu nama yang kalian miliki.

Menarik bukan budaya Jepang unik dalam daftar ini? Apabila kalian berkunjung ke Jepang dan melihat budaya tersebut, jangan panik ya, sebab sudah menjadi adat dan kebiasaan masyarakat. Jangan ragu bertanya pada teman yang sudah lama tinggal di Jepang jika ingin bertanya mengenai budaya tersebut.