Cara Belajar Bahasa Jepang Dengan 3 Tahapan

Jenis huruf bahasa jepang

Bahasa Jepang memanglah salah satu jenis bahasa yang memiliki banyak peminat selain mandarin, Korea, Inggris, ataupun Rusia. Kebanyakan orang mempelajari nihon-go atau bahasa Jepang ini untuk mendapatkan sertifikat JLPT.  Sertifikat ini memungkinkan kamu sebagai pemilik untuk mendapatkan beasiswa hingga kerjaan yang berlokasi di Jepang. Sertifikat JLPT inilah yang menjadi syarat utamanya. Tetapi, banyak orang bingung perihal cara belajar bahasa Jepang. Apakah segitu sulitnya? 

3 Tahap Belajar Bahasa Jepang

Sebagai bahasa yang banyak penggemarnya, ternyata cara belajar bahasa ini tidaklah begitu sulit selama kamu bis amemahami konsepnya. Selain itu, perlu juga latihan untuk melancarkan tulisan, bacaan, pengucapaan, dan lain-lain. Untuk informasi lebih lengkapnya, berikut adalah tiga tahap dalam belajar bahasa Jepang agar lebih mudah. 

Penghapalan dan Penulisan

Huruf jepang

Tahap pertama dari cara belajar bahasa Jepang adalah dengan menghapal huruf. Tentu kamu sudah mengetahui bahwa huruf Jepang sangat berbeda dengan yang biasa kita pakai. Bukan menggunakan alphabet, mereka lebih sering memakai 3 jenis huruf berbeda. Huruf tersebut adalah hiragana, katakana, dan kanji dimana setiap huruf tersebut memiliki fungsi dan penerapan masing-masing. 

Belajar bahasa jepang

Pada tahap ini, cobalah untuk menghapal setiap bentuk huruf dan pelafalan yang ada di hiragana. Setelah itu, lanjutkan dengan menghapal katakana. Bagaimana dengan kanji? Kanji bisa kamu pelajari nanti karena hiragana dan katakana lebih cocok dan simpel untuk pemula. Jika kamu kesulitan dalam menghapal keduanya sekaligus, maka lakukan saja secara perlahan. Mulai dari hiragana dan fokus di situ terlebih dahulu hingga lancar, kemudian baru belajar katakana. 

 

Apakah ada sebuah tips untuk belajar hiragana dan katakana pada bahasa Jepang? Coba untuk mengikuti beberapa tips berikut ini. 

 

  1. Pahami apa itu hiragana dan katakana serta penerapannya. 
  2. Menghapal sambil menulis. Otak akan lebih cepat mengingat bentuk dan pelafalan huruf ketika kamu mengaplikasikannya. Praktek bisa sangat membantu progressmu. 
  3. Biasakan menulis tanpa bergantung chart. Jika sekiranya sudah mampu menghapal, cobalah untuk menulis kata per kata tanpa melihat chart hiragana dan katakana. Kemudian, tingkatkan hingga bentuk kalimat dan paragraf. 
  4. Memperbanyak membaca tulisan dalam bentuk bahasa Jepang yang menggunakan hiragana dan katakana. 

Perbanyak Kosa Kata

Jika sudah melakukan tahap sebelumnya dengan baik, sekarang cobalah untuk belajar kosa kata. Pelajari apa saja kalimat atau kata yang penggunaannya di saat tertentu. Bagaimana cara memperbanyak kosa kata untuk belajar bahasa Jepang? Kamu bisa mencari beberapa adegan pada satu novel, film, anime, atau apa pun yang mengandung bahasa Jepang. Amati dan pahami setiap kata, lalu cobalah untuk mengaplikasikannya melalui tulisan. 

Belajar bahasa Jepang mudah

Cara Belajar Pola Kalimat Bahasa Jepang

Kalau kamu sudah belajar bahasa Jepang seputar huruf dan kosa kata, sekarang lanjutkan dengan pola kalimat. Pola kalimat ini sangat penting untuk dipelajari karean akan berpengaruh pada cara berbicara dan pemaknaannya. Satu hal yang perlu dicatat adalah tidak semua pola kalimat di bahasa Jepang sama seperti Indonesia. Predikat dalam bahasa Jepang selalu ada di akhir kalimat, sedangkan subjek, objek, dan keterangan bisa berubah. 

  1. S + O + K + P
  2. S + K + O + P
  3. O + K + S + P

Karena sudah masuk ke dalam pola kalimat, di sini kamu harus paham perihal adanya partikel. Partikel dalam kalimat yang dimaksud adalah seperti ‘wa’, ‘no’, ‘de’, dan lain sebagainya. Partikel ini memiliki fungsinya masing-masing (kalau dalam bahasa Indonesia seperti konjungsi).

Itulah penjelasan tentang 3 tahapan cara belajar bahasa Jepang. Hal yang barus benar-benar kamu pahami adalah soal kalimat serta penggunaan partikelnya. Jika perlu, gunakanlah aplikasi yang bisa membantu proses belajarmu. Begitu sampai ke tahap tiga, lanjutkanlah dengan mempelajari kanji dan melancarkan skill bahasa Jepang dengan berkomunikasi.