Review Anime 86 – Eighty Six – Wajib Nonton!

Review Anime 86 - Eighty Six

Review Anime 86 – Eighty Six – Wajib Nonton! – Anime menjadi sebuah animasi atau gambar bergerak yang di dalamnya berisikan suara, musik, dan lainnya. Berbicara soal anime, hal ini merujuk pada Jepang sebagai salah satu negara pembuat anime terbaik. Dengan kisah cerita yang menarik, anime mampu membuat orang-orang penasaran untuk melihatnya.

Ada banyak sekali jenis anime dari berbagai macam genre seperti petualangan, olahraga, dan lain sebagainya. Kalian bisa menonton sesuai keinginanan karena setiap orang memiliki selera yang berbeda. Salah satu anime yang bisa kalian tonton yaitu anime terbaru, Anime 86 – Eighty Six -menjadi salah satu pilihan yang cukup rekomended untuk kalian lihat.

Review Anime 86 – Eighty Six –

Terdapat kisah yang menarik dari anime yang satu ini. Saat pertama kali muncul, banyak netizen Indonesia yang penasaran dan ingin melihatnya. Anime buatan A1 Picture ini memberikan pandangan penonton terkait sebuah peperangan. Di dalamnya terdapat sebuah penindasan yang sistematis, kekejaman perang, hingga banyaknya orang yang mengabaikan masalah dunia perang.

Review Anime 86 - Eighty Six

Anime 86 bergenre action-scifi yang di dalamnya memuat cerita menarik seperti berikut:

  • Perang tidak selalu hitam dan putih

Anime 86 mencritakan kisah yang ada di Republik San Magnolia yang di dalamnya terdapat orang berkulit putih dan bermata perak. Mereka usai perang melawan pasukan Legiun robot yang mengancam wilayahnya sejak lama. Untuk negara tersebut telah terlindungi oleh robot autonomos, sehingga tidak ada korban di dalamnya. Hal itu menjadi keyakinan dari masyarakat.

Robot usang tersebut terkenali 86, orang-orang dari negara terjajah dan tidak sesuai dengan esensi Republik. Dengan begitu, secara hukum tidak terhitung sebagai manusia. Jenderal San Magnolian memberikan arahan melalui komunikasi jarak jauh di balik keamanan tembok negara tersebut.

Selain itu, Mayor Vladilena Milize yang masih muda dan idealis juga menemukan penderitaan anggota 86 saat ia dipilih sebagai pemimpin squadron spearhead elite. Ia mendapatkan tantangan dari semua sisi saat mencoba membuat segalanya lebih baik dari mereka. Para atasan beserta teman-teman juga memperingatkan bahwa mereka tidak sebanding dengan keamanan prajurit.

Anime ini memiliki konsep yang berbeda dengan shounen mainstream yang dapat membuat persahabatan bisa menyelesaikan masalah. Terkadang, niat baik saja tidak cukup untuk membongkar penindasan selama berabad-abad. Perubahan nyata membutuhkan tindakan dalam waktu yang lama dan hal itu tidak menghilangkan rasa sakit di dalamnya.

  • Pandai mengocok emosi penonton

Hal menarik lainnya dalam Anime 86 – Eighty Six – ini mampu mengocok emosi penonton. Saat Lena dan penonton mengenal anggota SpearHead Squadron dari waktu ke waktu. Mereka mulai merasakan seperti sekelompok anak kecil yang mencoba menjalani kehidupan normal. Mereka mendekorasi barak dengan kardus dan patung yang terbuat dari sampah.

Meski begitu, kenyataan tidak bisa terhindar karena kebanyakan manusia akan mati dan tinggal menunggu giliran saja. Dalam anime ini terdapat eksekusi yang dapat menguras emosi penonton bahkan pesan terakhir yang cukup samar hanya bisa terdengar lewat komunikator indah dengan cepat melalui robot yang meledak. Meski hanya beberapa karakter yang muncul sebentar, namun kehilangan mereka sangat terasa efeknya.

Kesimpulan

Setiap episode dari Anime 86 – Eighty Six – ini mampu membuat emosi para penonton tersentuh. Anime ini kurang cocok untuk kalian yang memiliki hati lemah lembut, namun untuk mereka yang siap menerima berbagai hantaman saat melihatnya langsung. Bagi yang tertarik dengan animenya, kalian bisa melihat secara langsung film Anime 86 – Eighty Six -.