Mengenal Konjugasi Kata Sifat di JLPT N5 Bahasa Jepang

kata sifat bahasa jepang

Sebelum mengenal konjugasi kata sifat bahasa Jepang, kamu harus tahu terlebih dahulu pengertian dari kata sifat. Kata sifat yang memiliki istilah lain adjektiva adalah salah satu dari beberapa kelas kata yang ada. Jenis kata ini merupakan kelas yang mengubah kata benda atau kata ganti dengan cara menerangkan atau menjelaskannya menjadi lebih spesifik. 

Kata sifat tersebut bisa menjelaskan jumlah, kualitas, urutan, ataupun penekanan suatu kata. Tidak hanya bersifat menerangkan atau menjelaskan saja, kata sifat pun dapat menambah atau mengubah makna dari suatu objek.

Kata Sifat dan Konjugasi Kata Sifat Bahasa Jepang

blank

Kata sifat dalam bahasa Jepang terbagi menjadi dua golongan yaitu na-keiyoushi (kata sifat-na) dan i-keiyoushi (kata sifat-i). Kamu dapat menggunakan kata sifat sebagai pewatas kata benda dan sebagai predikat guna menunjukkan keadaaan, kondisi atau ciri khas dari suatu subjek.

Konjugasi Kata Sifat di JLPT N5 Jepang

Setelah mengetahui tentang JLPT dan klasifikasi kata sifat dalam bahasa Jepang, kamu akan segera memahami konjugasi kata sifat dalam bahasa Jepang berikut ini

Cara Mengubah Kata Sifat-na Menjadi Suatu Bentuk Negatif

Caranya sangat mudah, untuk bentuk standar kamu hanya perlu menambahkan janai atau dewanai setelah kata sifat-na. Contoh: taisetsu ja/dewanai (tidak penting). Sedangkan untuk bentuk sopan kamu hanya perlu menambahkan ja arimasen atau dewa arimasen setelah kata sifat-na. Contoh: suki ja/dewa arimasen (tidak suka).

Cara Mengubah Kata Sifat-na Menjadi Suatu Bentuk Lampau

Konjugasi kata sifat bahasa Jepang berikutnya adalah cara mengubah kata sifat-na menjadi bentuk lampau. Untuk bentuk standar kamu perlu menambahkan datta setelah kata sifat-na. Contoh: shikuza datta (telah hening). Untuk bentuk sopan kamu perlu menambahkan deshita setelah kata sifat-na. Contoh: suki deshita (telah suka).

Cara Mengubah Kata Sifat-na Menjadi Suatu Bentuk Negatif Lampau

Untuk bentuk standar, caranya kamu perlu menambahkan janakatta atau dewanakatta setelah kata sifat-na. Contoh: suki jana/dewanakatta (telah/dulu tidak suka). Sedangkan untuk bentuk sopan kamu perlu menambahkan ja/arimasen deshita setalah kata sifat-na. Contoh: yuumei ja/arimasen deshita (telah/dulu tidak terkenal).

Cara Mengubah Kata Sifat-i Menjadi Suatu Bentuk Negatif

Untuk mengubah kata sifat-i menjadi bentuk negatif, kamu hanya perlu membuang huruf akhiran i lalu tambahkan kunai. Contoh: akai (merah) menjadi akakunai (tidak merah).

Cara Mengubah Kata Sifat-i Menjadi Suatu Bentuk Lampau

Kamu telah sampai di Konjugasi kata sifat dalam bahasa Jepang mengenai cara mengubah kata sifat-i menjadi bentuk lampau. Caranya kamu cukup membuang akhiran i dan menambahkan katta. Misalnya: omoshiroi (menarik) menjadi omoshirokatta (telah menarik).

Cara Mengubah Kata Sifat-i Menjadi Suatu Bentuk Negatif Lampau

Kamu tinggal membuang akhiran i dan menambahkan kunakatta. Contoh: shiroi (putih) menjadi shirokunakatta (tadi/telah tidak putih).

Ada dua kata sifat-i yang berbeda konjugasinya, yaitu ii (bagus) dan kakkoi (keren). Untuk ii bentuk negatifnya adalah yokunai, bukan ikunai. Karena pada dasarnya kata ii adalah yoi. Bentuk lampaunya adalah yokatta, dan bentuk negatif lampaunya adalah yokunakatta. 

Sedangkan bentuk negatif dari kakkoi adalah kakkoyokunai, bentuk lampaunya adalah kakkoyokatta, dan bentuk negatif lampaunya adalah kakkoyokunakatta. Itulah konjugasi kata sifat bahasa Jepang yang sedikit berbeda.

Konjugasi Kata Sifat Versi Sopan

sifat bahasa jepang sopan

Selanjutnya kamu akan mempelajari konjugasi kata sifat versi sopan. Kamu dapat menggunakan versi ini ketika berbicara dengan orang yang tidak dikenal atau ketika kamu sedang berada di tempat umum.

Dalam penggunaan konjugasi, untuk kata sifat-i versi sopan, kamu dapat menambahkan desu saja. Bisa digunakan untuk konjugasi positif, negatif, lampau, bahkan negatif lampau. Contoh: oishii desu, oishikunai desu, oishikatta desu, oishikunakatta desu.

Demikianlah konjugasi kata sifat bahasa Jepang di JLPT N5. Jangan lupa untuk memahami jenis lain, seperti konjugasi kata benda dan sejenisnya.