Wisata Osaka 3 Hari Itinerary: Panduan Lengkap Menjelajahi Kota Paling Seru di Jepang
Osaka sering kali dijuluki sebagai “Tenka no Daidokoro” atau Dapur Bangsa. Bagi traveler Indonesia, Osaka menawarkan atmosfer yang berbeda jauh dengan Tokyo. Jika Tokyo terasa sangat tertib dan kaku, Osaka terasa lebih hangat, santai, dan penuh dengan energi kehidupan jalanan yang semarak.
Menghabiskan waktu 3 hari di Osaka adalah durasi yang sangat ideal. Anda bisa merasakan perpaduan antara sejarah megah, taman hiburan kelas dunia, hingga surga belanja yang seolah tak ada habisnya. Namun, tanpa perencanaan yang matang, Anda bisa terjebak dalam antrean panjang atau bingung memilih moda transportasi yang tepat.
Artikel ini akan membedah secara rinci itinerary wisata Osaka 3 hari yang efisien, mulai dari rute harian, rekomendasi kuliner wajib, hingga trik menggunakan kartu sakti Osaka Amazing Pass.
Persiapan Utama: Senjata Hemat di Osaka
Sebelum kita masuk ke detail harian, ada satu hal wajib yang harus Anda miliki: Osaka Amazing Pass (OAP).
Kartu ini memungkinkan Anda naik bus dan kereta bawah tanah (Subway) sepuasnya di dalam kota Osaka, sekaligus memberikan akses gratis ke lebih dari 40 tempat wisata populer seperti Umeda Sky Building dan pelayaran sungai Tombori. Untuk itinerary 3 hari, Anda bisa membeli pass versi 2 hari dan menggunakan kartu IC (Suica/Icoca) di hari sisanya.
Hari 1: Menyelami Sejarah dan Gemerlap Malam Dotonbori
Hari pertama difokuskan pada ikon kota dan pusat keramaian yang menjadi nyawa Osaka.
Pagi: Osaka Castle (Istana Osaka)
Mulailah hari Anda di landmark paling ikonik di sini. Istana ini dibangun pada abad ke-16 dan dikelilingi oleh taman luas serta parit yang megah.
-
Insight Unik: Jangan hanya berfoto di depan istana. Masuklah ke dalamnya karena ada museum interaktif yang menjelaskan sejarah pemersatu Jepang, Toyotomi Hideyoshi.
-
Tips Praktis: Jika Anda datang saat musim semi (Sakura), area Nishinomaru Garden di kompleks istana adalah spot terbaik untuk piknik ala orang lokal.
Siang: Shinsekai dan Menara Tsutenkaku
Setelah dari istana, naiklah Subway menuju distrik Shinsekai. Area ini memiliki nuansa retro “Jepang era 70-an”.
-
Kuliner Wajib: Cobalah Kushikatsu (sate goreng tepung) di restoran Daruma. Ingat aturannya: Dilarang mencelup saus dua kali!
Sore ke Malam: Shinsaibashi dan Dotonbori
Inilah puncak dari pengalaman di Osaka. Susuri Shinsaibashi-suji, arcade belanja sepanjang 600 meter yang menjual segala hal mulai dari kosmetik hingga pakaian bermerek.
-
Dotonbori: Saat matahari terbenam, lampu neon di Dotonbori akan menyala. Berfotolah di depan papan Glico Man.
-
Wisata Air: Gunakan Osaka Amazing Pass Anda untuk naik Tombori River Cruise. Menikmati lampu kota dari atas kapal memberikan perspektif yang berbeda.
-
Dinner: Cobalah Takoyaki di Wanaka atau Okonomiyaki di Mizuno.

Hari 2: Keajaiban di Universal Studios Japan (USJ)
Hari kedua adalah tentang hiburan tanpa batas. Universal Studios Japan adalah taman bermain yang paling banyak dikunjungi di Osaka.
Strategi di USJ agar Tidak Rugi Waktu
-
Super Nintendo World: Ini adalah area paling populer. Karena peminatnya sangat banyak, Anda butuh Area Timed Entry Ticket yang bisa didapatkan melalui aplikasi USJ begitu Anda masuk ke gerbang utama.
-
Wizarding World of Harry Potter: Rasakan sensasi masuk ke desa Hogsmeade dan menaiki wahana Forbidden Journey yang sangat imersif.
-
Tips Tiket: Sangat disarankan untuk membeli Express Pass secara online jauh-jauh hari. Harganya memang hampir sebanding dengan tiket masuk, namun Anda akan menghemat waktu antre dari 3 jam menjadi 15 menit per wahana.
Malam: Area Umeda
Setelah lelah bermain di USJ, kembalilah ke pusat kota ke arah Umeda.
-
Umeda Sky Building: Gunakan akses gratis OAP untuk naik ke Floating Garden Observatory. Pemandangan malam 360 derajat kota Osaka dari sini sangat menakjubkan.
-
Hep Five Ferris Wheel: Naik kincir ria merah raksasa yang terletak di atas gedung mal untuk menutup hari dengan romantis.
Hari 3: Sisi Modern, Akuarium, dan Belanja Oleh-oleh
Di hari terakhir, kita akan menjelajahi area pelabuhan dan melakukan persiapan pulang.
Pagi: Osaka Aquarium Kaiyukan
Ini adalah salah satu akuarium terbesar di dunia. Daya tarik utamanya adalah tangki raksasa berisi Hiu Paus (Whale Shark). Alur kunjungannya sangat unik, di mana Anda naik ke lantai atas dan berjalan turun melingkari tangki-tangki raksasa.
Siang: Tempozan Ferris Wheel & Market Place
Tepat di sebelah Kaiyukan, Anda bisa mencoba kincir ria Tempozan. Jika lapar, mampirlah ke Naniwa Kuishinbo Yokocho, sebuah food court bertema jalanan Osaka tahun 1960-an di dalam mall Tempozan.
Sore: Area Namba dan Belanja Terakhir
Kembali ke Namba untuk melengkapi daftar oleh-oleh Anda.
-
Don Quijote Namba: Toko diskon raksasa yang buka 24 jam. Ini adalah tempat terbaik bagi orang Indonesia untuk membeli KitKat berbagai rasa, Matcha, hingga skincare Jepang dengan harga miring.
-
Namba Parks: Mal dengan taman gantung yang sangat asri, cocok untuk bersantai sejenak sebelum menuju bandara.

Estimasi Biaya Wisata Osaka 3 Hari (Per Orang)
| Komponen Biaya | Estimasi Yen (¥) | Estimasi Rupiah (IDR) |
| Akomodasi (2 Malam) | ¥15,000 | Rp 1.600.000 |
| Makan (3 Hari) | ¥12,000 | Rp 1.300.000 |
| Osaka Amazing Pass (2 Day) | ¥5,500 | Rp 580.000 |
| Tiket USJ (1 Day Studio Pass) | ¥8,600 | Rp 920.000 |
| Tiket Kaiyukan | ¥2,700 | Rp 290.000 |
| Total Estimasi | ¥43,800 | ± Rp 4.690.000 |
> Catatan: Biaya di atas belum termasuk tiket pesawat internasional dan pengeluaran belanja pribadi.
Tips Strategis untuk Traveler Indonesia
-
Hotel di Area Namba atau Umeda: Dua area ini adalah hub transportasi utama. Menginap di sini memudahkan Anda pergi ke mana saja tanpa banyak berpindah jalur kereta.
-
Manfaatkan Vending Machine: Air mineral di minimarket sekitar ¥110-¥150. Gunakan koin Anda di vending machine untuk mencoba berbagai minuman unik Jepang.
-
Etika Eskalator: Berbeda dengan Tokyo yang berdiri di kiri, di Osaka orang berdiri di sebelah kanan eskalator. Jangan sampai terbalik ya!
-
Aplikasi Navigasi: Google Maps sangat akurat di Osaka untuk menentukan peron kereta dan biaya perjalanan.
FAQ: Pertanyaan Seputar Wisata Osaka
1. Apakah Osaka Amazing Pass mencakup perjalanan ke USJ?
Bus dan kereta menuju area Universal City di-cover oleh OAP, namun tiket masuk ke dalam taman bermain USJ harus dibeli secara terpisah.
2. Kapan waktu terbaik mengunjungi Osaka?
Akhir Maret hingga awal April (Musim Sakura) atau bulan November (Musim Gugur) adalah waktu terbaik. Namun, jika Anda ingin harga lebih murah, bulan Januari-Februari adalah pilihan tepat meski cuaca cukup dingin.
3. Apakah Osaka aman untuk solo traveler wanita?
Sangat aman. Jepang secara konsisten menduduki peringkat negara teraman di dunia. Namun, tetaplah waspada di area ramai seperti Dotonbori saat tengah malam.
Kesimpulan
Osaka adalah kota yang akan memanjakan semua indra Anda. Dari sejarah yang kuat di Osaka Castle, keceriaan di USJ, hingga ledakan rasa kuliner di Dotonbori, itinerary wisata Osaka 3 hari ini dirancang agar Anda mendapatkan pengalaman yang seimbang. Kota ini tidak hanya menawarkan pemandangan, tapi juga kenangan tentang keramahan penduduknya dan kelezatan makanannya.